Artikel
Judul : Penilaian Kinerja Kepala Desa Menggunakan Metode Weighted Sum Model
Abstrak : Kecamatan Manonjaya terdiri dari 12 desa yang tiap-tiap desa dipimpin oleh kepala desa. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur indeks kinerja kepala desa di Kecamatan Manonjaya menggunakan metode weighted sum model. Metode weighted sum model dipilih karena mampu menghasilkan perhitungan yang terstruktur serta waktu yang dibutuhkan dalamperhitungan lebih singkat jika dibandingkan dengan metode lain yang termasuk dalam penyelesaian MCDM (Multiple Criteria Decission Making). Terdapat delapan kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pembangunan pasar desa, raga desa, industri rumah tangga, penguatan lumbung pangan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan,pembinaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sertapendidikan terakhir kepala desa. Dari perhitugan alternatif didapat nilai terbesar ada pada alternatif 09, kepala desa Manonjaya dengan nilai akhir 0,80 yang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai kepala desa dengan kinerja terbaik di Kecamatan Manonjaya.
Penulis : Siti Nursinta Supartina
Keyword : Kinerja, Kepala Desa, Weighted Sum Model, Kecamatan, Manonjaya.
Referensi : [1] “Instruksi Presiden no.72 tahun 2005 tentang Desa,” vol.02, 2005. [2] Budiman, “Tinjauan Pemerintah Kecamatan&Desa,” no. 15, pp. 12–38, 2008. [3] D. Nur, “Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya,” Radar Tasikmalaya, 2015. . [4] N. R. P. Rendra Risto Wuri, Markus Kaunang, “Kinerja Aparatur Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Publik,” vol. 04, pp. 1–5, 2016. [5] S. Mukodimah, M. Muslihudin, and A. Maseleno, “Implementasi Weighted Product Untuk Mengukur Indeks Kinerja Kepala Desa,” Konf. Nas. Sist. Inf., vol. 2, pp. 8–9, 2018. [6] R. A. Nugroho, “Sistem Rekomendasi Menu Makanan dengan Pendekatan Contextual Model dan Multi-Criteria Decission Making,” vol. 10, no. 2, p. 111, 2015. [7] A. J. Putra, L. A. Abdillah, and H. Yudiastuti, “Fakultas Ilmu Komputer Penentuan Sekolah Dasar Negeri Terbaik Kota Palembang dengan Metode Weighted Sum Model ( WSM ) MENGGUNAKAN VISUAL BASIC . NET 2015,” SENTIKOM 2016, vol. 2, no. September, pp. 1–6, 2016. [8] M. Aan et al., “Penerapan Weighted Sum Model ( WSM ) dalam Penetuan Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat,” ResearchGate, vol. 03, pp. 1–9, 2017. [9] S. Ivan Siagian, Bosker Sinaga and T. Informatika, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Asuransi Dengan Metode Weighted Product dan Weighted Sum Model Pada PT . PRUDENTIAL,” vol. 1, no. 2, pp. 59–64, 2017. [10] S. Raharjo, T. A. Yogyakarta, E. Sutanta, and T. A. Yogyakarta, “Analisis Aspek-Aspek Kualitas Schema Database ( Studi Kasus Pada Database Akademik IST AKPRIND Yogyakarta ),” no.08 May 2014. [11] M. Syafrizal, “Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System),” DASI, vol. 11, no. 3, pp. 77–90, 2010. [12] D. N. Utama, Sistem Penunjang Keputusan?: Filosofi , Teori dan Implementasi, no. 01. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca, Yogyakarta, 2017. [13] Z. Y. P. Ferida Yuamita, Widya Setiafindari, Yardin Heidsyam, “Decision Support System,” vol. 04, pp. 4–9, 2014. [14] E. Turban, J. E. Aronson, and T. Liang, “Decision Support Systems and Intelligent System,” 7th ed., R. V McCarthy, Ed. Asoke K. Ghosh, Prentice-Hall, 2007, p. 960. [15] R. Sitorus, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Tugas Pemerintahan Desa Di Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara. 2019. [16] “Instruksi Presiden no.6 tahun 2014 tentang Desa (salinan),” no. 1, 2014. [17] M. Subagja, “metode weighted sum model dan metode weighted product,” vol. 3, pp. 1–7, 2013. [18] Solikhun, “Perbandingan Metode Weight Product dan Weighted Sum Model dalam Pemilihan Perguruan Swasta Terbaik Jurusan Komputer,” Kumpul. J. Ilmu Komput., vol. 04, no. 01, pp. 70–87, 2017. [19] M. D. Prayoga, “Pengertian dan Komponen SQL,” vol. 02, pp. 1–7, 2016. [20] cybernur and T. Pustaka, “Bahasa Pemrograman,” pp. 5–27, 2011. [21] M. I. gandalisha Dewi rosmalia, Muhammad Ichwan, “Komparasi Framework MVC (Codeigniter dan Cakephp),” Inf. Softw. Technol., vol. 2, no. 2, pp. 22–30, 2011. [22] F. W. Rustanti.S, “UML ( Unified Modeling Language ),” ilmuti, vol. 04, pp. 1–14, 2014. [23] A. R. D. Nurjamiyah, “Analisis dan Perancangan Sistem,” Anal. Sist., vol. 5, pp. 1–15, 2018. [24] T. S. Mauladi, “Analisis penentu antarmuka terbaik berdasarkan eye tracking pada sistem informasi akademik universitas jambi,” vol. 18, pp. 64–68, 2016.
File :