Artikel
Judul : Identifikasi Kurang Energi Kronik Ibu Hamil Menggunakan Metode Simple Additive Weighting.
Abstrak : Indonesia adalah negara dengan kekayaan Sumber Daya Alam tetapi sering kali terjadi kasus Kekurangan Energi Kronis (KEK). Hal tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan zat gizi sehingga dapat mengakibatkan ketidaksempurnan pertumbuhan tubuh baik fisik maupun mental.Masalah gizi pada kehamilan merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi di Indonesia. Pada masa kehamilan gizi merupakan salah satu faktor penting yang akan memengaruhi perkembangan embrio dan janin serta status kesehatan ibu hamil. Pengidentifikasian Kurang Energi Kronik (KEK) ibu hamil dapat dilakukan di Puskesmas dengan beberapa indikator. Indikator atau kriteria yang dapat diukur antara lain : LILA, tinggi badan, berat badan, hemoglobin, indeks masa tubuh (IMT) dan kenaikan berat badan. Kesulitan proses pengidentifikasian dengan proses manual, indikator bervariasi serta jumlah data yang banyak menyebabkan kurang efektif dan menjadi salah satu masalah yang terjadi pada puskesmas ini. Tujuan penelitian ini untuk mengimplementasikan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam perancangan sistem pendukung keputusan untuk membantu bidan dalam mengambil keputusan mengenai status gizi ibu hamil. Dengan menggunakan data sampel 70 didapati akurasi sejumlah 78,57 % yang dapat diartikan bahwa metode Simple Additive Weighting (SAW) mampu dalam pengambilan keputusan untuk identifikasi KEK ibu hamil.
Penulis : Tari Miftahul Jannah
Keyword : Gizi, KEK (Kurang Energi Kronik), Simple Additive Weighting (SAW).
Referensi : [1] A. Azizah and M. Adriani, “TRIMESTER PERTAMA DAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI.” [2] K. Kesehatan, “HASIL UTAMA RISKESDAS 2018,” 2018. [3] “Pedoman Penanggulangan Kurang Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil,” pp. 1–52, 2019. [4] I. Septiana, M. Irfan, A. R. Atmadja, B. Subaeki, J. T. Informatika, and F. Sains, “PENENTU DOSEN PENGUJI DAN PEMBIMBING TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING DENGAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( Studi Kasus?: Jurusan Teknik Informatika UIN SGD Bandung ),” vol. I, no. 1, pp. 43–50, 2016. [5] D. Purnomo, “Model Prototyping Pada Pengembangan Sistem Informasi,” J. Inform. Merdeka Pasuruan, vol. 2, no. 2, pp. 54–61, 2017. [6] A. K. Puspa, R. Nursyanti, and K. Kunci, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYAKIT GIZI BURUK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDICTIVE WHEIGHTING ( SAW ).” [7] M. A. Fakhri, I. Aknuranda, and D. Pramono, “Implementasi Sistem Informasi Showroom Mobil ( SISMOB ) dengan Pemrograman Berbasis Objek ( Studi Kasus?: UD . Tomaru Oto ),” vol. 2, no. 9, pp. 2967–2974, 2018.
File :