Artikel
Judul : Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Gangguan Kecemasan Menggunakan Metode Dempster Shafer
Abstrak : Abstrak-Gangguan kecemasan merupakan suatu bagian gangguan psikologis, dimana menyebabkan penderitanya mengalami rasa cemas dan panik yang besar san berlebihan yang biasa ditandai dengan rasa takut dan gejala-gejala fisik yakni selalu gelisah, mudah lelah, sulit tidur dan lainnya. Gangguan kecemasan yang berkepanjangan juga berdampak buruk seperti depresi, kesulitan tidur, pesimis, tidak bahagia bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari baik aktivitas pribadi ataupun sosial. Menurut data riskesdas tahun 2013 mengungkapkan bahwa ada 14 juta orang atau 6% dari populasi Indonesia menderita gangguan depresi dan gangguan kecemasan. Besarnya angka gangguan kecemasan dan minimnya penanganan terhadap gangguan kecemasan maka perlu dibuat media alternatif yakni sistem yang dapat mendeteksi sesuatu yang terjadi yang biasa diselesaikan oleh seorang ahli yaitu sistem pakar mendiagnosis gangguan kecemasan. Metode yang digunakan yaitu dempster shafer yang dipakai sebagai mesin inferensi untuk menentukan hasil diagnosa berdasarkan nilai belief dari suatu gejala yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian blackbox sistem telah berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsinya. Penggunaan metode dempster shafer dapat diimplementasikan pada sistem pakar ini. Dimana sistem pakar ini membantu pengguna untuk mengetahui jenis kecemasan dan juga memberikan fasilitas untuk diagnosa berdasarkan gejala yang sesuai dengan yang dialami pengguna serta mendapatkan nilai kepercayaan pakar dan rekomendasi penanganan gangguan kecemasan.
Penulis : Saidah Al-Zulfa Nas
Keyword : Gangguan kecemasan, sistem pakar, dempster shafer
Referensi : [1] R. L. Atkinson and R. C. Atkinson, Pengantar Psikologi, VIII. Jakarta: Erlangga, 1999. [2] D. Eridani, M. Aditya, M. Rifki, and R. Rizal, “Sistem Pakar Pendiagnosis Gangguan Kecemasan Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Android,” vol. 5, no. 1, pp. 62–68, 2018. [3] P. W. Moh. Saifudin, “PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN REMAJA PUTRA (13-15 TAHUN) DI SMP NEGERI 2 KECAMATAN,” vol. 0, 2015. [4] E. Y. Puspaningrum, J. B. Harambang, and M. S. Munir, “METODE FORWARD CHAINING UNTUK DIAGNOSA GANGGUAN ANXIETAS BERBASIS MOBILE,” vol. 9, no. 1, pp. 8–12, 2016. [5] Anxiety and depression association of America, “Facts & Statistics Anxiety Of America,” anxiety and depression association of America. [Online]. Available: https://adaa.org/about-adaa/press-room/facts-statistics. [Accessed: 28-Jun-2019]. [6] A. Matta, “Kesehatan Mental di Indonesia,” tirto.id, 2016. [Online]. Available: https://tirto.id/kesehatan-mentaldi-indonesia-hari-ini-b9tw. [Accessed: 25-May-2019]. [7] R. Setiawan, C. Suhery, and S. Bahri, “IMPLEMENTASI METODE DEMPSTER SHAFER PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA INFEKSI PENYAKIT TROPIS BERBASIS WEB,” vol. 6, no. 3, pp. 97–106, 2018. [8] R. A. Sukamto and M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak?: Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika, 2013. [9] D. S. Tiyas, “REKAYASA PERANGKAT LUNAK PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SUPPLIER DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING PADA UD GUNUNG MAS SEMARANG,” Univ. Dian Nuswantoro, 2009. [10] V. A. Nita Trisnowati, Dewi Maesaroh, Alfi Karina, Yulfita Fatmiyati, “SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA GANGGUAN ANXIETAS DENGAN MENGGUNAKAN TEOREMA BAYES,” Univ. Muria Kudus, 2014. [11] D. Ayu and N. Wulandari, “Metode dempster shafer pada sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit perut,” vol. I, no. 2, pp. 235–244, 2015. [12] M. D. Sinaga, N. Sari, and B. Sembiring, “Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Mendiagnosa Penyakit Dari Akibat Bakteri Salmonella,” vol. 2, pp. 94–107, 2016. [13] M. Widyaningsih, R. Gunadi, J. T. Informatika, and K. Tengah, “Dempster shafer untuk sistem diagnosa gejala penyakit kulit pada kucing,” vol. 7, no. 114, 2017. [14] E. Lestari and E. U. Artha, “SISTEM PAKAR DENGAN METODE DEMPSTER SHAFER UNTUK DIAGNOSIS GANGGUAN LAYANAN INDIHOME DI PT TELKOM MAGELANG,” vol. 3, pp. 16–24, 2017. 14 Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Gangguan Kecemasan Menggunakan Metode Dempster Shafer (Saidah Al-Zulfa Nas, Undang Syaripudin, M.Kom., Khaerul Manaf, ST., M.Kom, Nisa Herawati,S.Psi.M.Psi, Witrin Gamayanti, S.Pi., M.Si ) [15] A. Of et al., “Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Mendiagnosa Penyakit Dari Akibat Bakteri Treponema Pallidum,” vol. 9, no. 3, pp. 180–189, 2017. [16] R. Yusuf, H. Kusniyati, and Y. Nuramelia, “APLIKASI DIAGNOSIS GANGGUAN KECEMASAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB DENGAN PHP DAN MYSQL,” vol. 9, no. 1, pp. 1–13, 2016. [17] J. D. Amanda and N. Hidayat, “Implementasi Metode Dempster-Shafer untuk Mendeteksi Penyakit Diabetes Mellitus,” vol. 2, no. 8, 2018. [18] S. Kusumadewi, Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha Ilmu, 2003. [19] T. Puspitasari, B. Susilo, and F. F. Coastera, “IMPLEMENTASI METODE DEMPSTER-SHAFER DALAM SISTEM PAKAR DIAGNOSA ANAK TUNAGRAHITA BERBASIS WEB - PDF.pdf,” Rekursif, vol. 4, 2016. [20] A. M. Kring, G. C. Davidson, J. M. Neale, and S. L. Johnson, Abnormal Psychology, 12th ed. New York: Wiley, 2013. [21] H. Vildayanti, I. M. Puspitasari, R. K. Sinuraya, F. Farmasi, U. Padjadjaran, and T. Anxietas, “FARMAKOTERAPI GANGGUAN ANXIETAS,” FARMAKA, vol. 16, pp. 196–213, 2015. [22] A. Tusyani, L. S. Sembiring, and Dll, Psikologis, Psikologi Abnormal?: Perspektif Klinis pada Gangguan, VI. Jakarta: Salemba Humanika, 2010. [23] M. R. Arief, Pemrograman Web Dinamis menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta, 2011. [24] I. C. Mauko, N. M. Setiohardjo, and F. P. Noach, “PENGEMBANGAN WEBSITE UNIT PENELITIAN DAN OPEN SOURCE DI POLITEKNIK NEGERI KUPANG,” vol. 3, pp. 100–108, 2017. [25] A. Kodir, Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP. Yogyakarta: ANDI, 2008. [26] Roger S. Pressman, Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi. Yogyakarta, 2002. [27] D. Purnomo, “Model Prototyping Pada Pengembangan Sistem Informasi,” vol. 2, no. 2, pp. 54–61, 2017. [28] R. Afyenni, D. Jurusan, T. Informasi, and P. Negeri, “PERANCANGAN DATA FLOW DIAGRAM UNTUK SISTEM INFORMASI SEKOLAH ( STUDI KASUS PADA SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP ),” vol. 2, no. 1, 2014. [29] I. Agusti, “Pemodelan Analisis,” blogspot, 2017. [Online]. Available: http://imaagusti.blogspot.com/2013/03/pemodelan-analisis_8.html. [Accessed: 28-Jun-2019]. [30] A. R. Nugraha and G. Pramukasari, “SISTEM INFORMASI AKADEMIK SEKOLAH BERBASIS WEB DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 11 TASIKMALAYA,” JUMIKA, vol. 4, no. 2, 2017. [31] D. Edi, S. Betshani, J. Prof, D. Suria, and S. No, “Analisis Data dengan Menggunakan ERD dan Model Konseptual Data Warehouse,” pp. 71–85, 2009. [32] K. Oktafiani, “APLIKASI ANDROID UNTUK FASILITAS ANTAR JEMPUT SISWA SD Khori.” [33] D. Puspitasari, “Sistem informasi perpustakaan sekolah berbasis web,” no. 2, pp. 227–240, 2016. [34] D. Lavarino and W. Yustanti, “RANCANG BANGUN E – VOTING BERBASIS WEBSITE DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA,” vol. 6, pp. 72–81, 2016. [35] F. Effendy, B. Nuqoba, D. Matematika, F. Sains, and U. Airlangga, “PENERAPAN FRAMEWORK BOOTSRAP DALAM PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENGANGKATAN DAN PENJADWALAN PEGAWAI ( STUDI KASUS?: RUMAH SAKIT BERSALIN BUAH DELIMA SIDOARJO ),” vol. 11, no. 1, pp. 1–5, 2016. [36] M. S. Mustaqbal, R. F. Firdaus, and H. Rahmadi, “PENGUJIAN APLIKASI MENGGUNAKAN BLACK BOX TESTING BOUNDARY VALUE ANALYSIS ( Studi Kasus?: Aplikasi Prediksi Kelulusan SNMPTN ),” vol. I, no. 3, pp. 31–36, 2015.
File :