Artikel
Judul : Sistem Pendukung Keputusan Penerima Hak Asuh Anak (Hadhanah) Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hie
Abstrak : Hak asuh anak atau hadhanah merupakan sebuah perilaku dari pemeliharaan pada anak laki-laki ataupun perempuan atau yang akalnya kurang, belum sanggup mengurus diri sendiri dan belum mengetahui untuk mengerjakan suatu kebaikan, juga menjaganya dari segala hal yang menyakiti atau membahayakannya, mendidik serta mengasuhnya, akal, mental baik, fisik. Kurang lebih ada 30 perkara tentang penguasaan anak yang diajukan di pengadilan agama setiap tahunnya. Persoalan yang signifikan pada perkara ini adalah pada lamanya proses perkara yang bisa mencapai berbulan-bulan untuk mendapat keputusan hakim. Oleh karena itu, untuk memperoleh hasil yang lebih efektif dan mengatasi masalah tersebut, perlu adanya sistem pendukung keputusan dalam penentuan penerima hak asuh anak (hadhanah). Dalam penelitian ini menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process yang mana metode ini adalah Penggabungan metode AHP dengan pendekatan konsep fuzzy. Dengan menerapkan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process diaharapkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan calon penerima hak asuh anak dengan tepat. Hasil akhir dari penelitian ini didapatkan metode F-AHP mampu mengatasi permasalahan dalam penentuan penerima hak asuh anak (hadhanah) dengan perbandingan akurasi 100%.
Penulis : Hadaina Lesta
Keyword : F-AHP, hadhanah, anak, perkara, AHP, fuzzy, sistem pendukung keputusan.
Referensi : [1] M. Djohan, “Hak Asuh Anak Akibat Perceraian,” J. Ilmu Huk., vol. 11, no. 1, pp. 62–68, 2016. [2] P. Agama, “SIPP - Pengadilan Agama Jakarta Selatan.” [Online]. Available: http://sipp.pa-jakartaselatan.go.id/. [Accessed: 29-May-2019]. [3] R. P. Afriantono, “Implementasi Metode Fuzzy Analitic Hierarchy Process (F-AHP) Penyeleksian Proposal Dana Bantuan Pembangunan Jalan Desa Berbasis Web,” UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2017. [4] A. Muhajir, “HADHANAH DALAM ISLAM ( Hak Pengasuhan Anak dalam Sektor Pendidikan Rumah ),” vol. 2, no. 2, pp. 165–173, 2017. [5] P. Indonesia, Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Indonesia, 2002. [6] D. Y. Sari, “Hak Asuh Anak Dibawah Umur Akibat Perceraian Menurut Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindunga Anak (Analisis Putusan Perkara Mahkamah Agung Nomor 349 K/AG/206),” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2007. [7] M. I. Nursyahid, “Sistem Pendukung Keputusan Penerima Zakat Mal Dengan Metode Analytical Hiearchy Process (AHP),” UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2017. [8] A. M. Novitasari, “Fuzzy Analyticall Hierarchy Process untuk Seleksi Bantuan Alat Kelompok Usaha Bersama Mebel di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah,” Universitas Dian Nuswantoro, 2016. [9] Jasril, E. Haerani, and L. Afrianty, “Sistem Pendukung Keputusan (Spk) Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Fuzzy Ahp (F- Ahp),” Chang. D. Y., (1996). Appl. Extent Anal. Method Fuzzy AHP. Eur. J. Oper. Res. 95, 649-655, vol. 2011, no. Snati 2011, pp. 17–18, 2009. [10] Norhikmah, Rumini, and Henderi, “Metode Fuzzy Ahp Dan Ahp Dalam Penerapan Sistem Pendukung Keputusan Dalam Memilih Karyawan Berprestasi,” Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Multimed., pp. 09–38, 2013. [11] Fathansyah, Basis Data Revisi Kedua. Bandung: Informatika, 2015. [12] Shahira, “IMPLEMENTASI FUZZY MAMDANI UNTUK MEMPREDIKSI KEBUTUHAN STOK DARAH PADA UNIT TRANSFUSI DARAH PMI KABUPATEN BANDUNG,” UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2018. [13] A. Syamsul, “Rancang Bangun Website Program Studi Div Komputer Multimedia Stikom,” STIKOM, 2012. [14] D. T. Octafian, “Web Multi E-Commerce Berbasis Framework CodeIgniter,” J. Teknol. Dan Inform., vol. 5, no. 1, pp. 1–22, 2015. [15] I. Daqiqil, “Framework Codeigniter Sebuah Panduan dan Best Practice,” Pekanbaru, no. March 2011, pp. 1–120, 2011. [16] J. C. Patria, M. Irfan, C. N. Alam, and W. B. Zulfikar, “Job Recommendation System Menggunakan Metode SAW ( Simple Additive Weighting ) Berdasarkan Keahlian,” UIN Sunan Gunung Djati, 2018.
File :