Artikel
Judul : Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process dan Simple Additive Weighting pada Proses Penentuan
Abstrak : Sertifikasi guru merupakan proses peningkatan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik yang diatur oleh pemerintah secara teknis melalui dinas pendidikan, yang kemudian memberikan sertifkat pendidik kepada guru yang telah dinyatakan memenuhi standar professional. Sertifikasi guru juga merupakan upaya dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru bersamaan dengan peningkatan kesejahteraan guru. Tetapi tidak sedikit guru yang menganggap dan mengeluhkan proses sertifikasi yang dilakukan tidak transparan, sebanyak 30% guru pada Sekolah Dasar Negeri 1 Panembong (Cianjur), berasumsi adanya prosedur yang kurang jelas. Adapun yang menyatakan terdapat peserta calon sertifikasi yang belum memenuhi kriteria-kriteria yang ditentukan tetapi dapat mengikuti proses seleksi sertifikasi guru yang disebabkan oleh faktor kolusi dan nepotisme. Hal ini tidak akan terjadi jika penilaian yang dilakukan menggunakan metode yang efektif dalam penyeleksian peserta sertifikasi guru, sehingga untuk membantu pengambilan keputusan dan menghindari terjadinya kesalahan atau kekeliruan dari sekian banyak kriteria dan alternatif, maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan dengan menggunakan meetode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW).
Penulis : Indah Siti Sarah
Keyword : Sertifikasi Guru, Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Simple Additive Weighting.
Referensi : [1] E. Ya and C. A. Aw, “SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN KELAYAKAN SERTIFIKASI GURU DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAW ( Simple Additive Weighting ) Studi Kasus SMAN 1 Pringsewu Jurnal TAM ( Technology Acceptance Model ) Volume 7 , Desember 2016,” vol. 7, 2016. [2] U. N. Cholidiyah, F. Teknik, U. Nusantara, and P. Kediri, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN GURU YANG BERHAK MENERIMA SERTIFIKASI MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP),” pp. 1–12, 2016. [3] R. T. Subagio and M. T. Abdullah, “Penerapan Metode SAW ( Simple Additive Weighting ) dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerima Beasiswa Application of SAW ( Simple Additive Weighting ) Method in System Decision Supporters to Determine Scholarship Recipients,” pp. 61–68, 2016. [4] O. D. K. R. Soegijono, “Wawancara Sebagai Salah Satu Metode Pengumpulan Data,” vol. III, no. 01, pp. 17–21, 2014. [5] D. Purnomo, “Model Prototyping Pada Pengembangan Sistem Informasi,” vol. 2, no. 2, pp. 54–61, 2017. [6] B. Harpad, “Komparasi Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Dan Analytical Hierarcy Process ( AHP ) Untuk Pemilihan Staf Laboratorium Komputer STMIK Widya Cipta Dharma Samarinda,” vol. 3, no. 1, pp. 66–70, 2018. [7] M. M. Saw and D. A. N. Topsis, “Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Prestasi Pegawai Terbaik PENILAIAN PRESTASI PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE,” no. April 2017, 2018. [8] M. K. Rini Asmara, S.Kom, “SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PENANGGULANGAN BENCANA PADA KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD),” vol. 3, no. 2, 2016. [9] Y. Imansyah, “PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI LEMBAGA PENDIDIKAN,” vol. 1, no. 1, pp. 73–91, 2017. [10] S. Susilaningsih, U. S. Maret, J. Ir, and S. No, “PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK THE EFFECT OF TEACHER SERTIFICATION TOWARD THE IMPROVEMENT OF STUDENTS ’ LEARNING QUALITY,” pp. 487–498, 2013. [11] D. Purnama and A. Syah, “METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS?: SISTEM REKOMENDER DATABASE,” vol. I, no. 2, pp. 59–73, 2014. [12] L. A. Prasetyo, “MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS ( AHP ) DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGTING ( SAW ),” vol. 3, no. 2, 2018. [13] F. Sonata and S. Utara, “IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) DENGAN PROSES FUZZIFIKASI DALAM PENILAIAN KINERJA DOSEN IMPLEMENTATION SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) METHOD WITH FUZZIFICATION PROCESS IN LECTURER PERFORMANCE ASSESSMENT,” vol. 5, no. 2, pp. 71–80, 2016. [14] U. Diponegoro, “Pembangunan sistem informasi alumni berbasis,” vol. 1, no. 1, pp. 72–84, 2012. [15] J. D. A. N. Jquery, “Aplikasi pengolahan citra berbasis web menggunakan javascript dan jquery,” pp. 1–8, 2017. [16] M. D. Prayoga, “PENGERTIAN DAN KOMPONEN SQL,” pp. 1–7, 2015. [17] I. Yoana, S. Tarigan, and R. Hartanto, “Perancangan Basis Data dan Layanan Akses Berbasis Service Oriented Architecture ( SOA ) Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman,” no. 1, pp. 15–28. [18] H. Yuliansyah, P. Studi, T. Informatika, and U. Ahmad, “PERANCANGAN REPLIKASI BASIS DATA MYSQL DENGAN,” vol. 8, no. 1, pp. 826–836, 2014. [19] D. A. Kumalasari, H. N. Faozi, and S. Kom, “Perancangan Sistem Informasi Administrasi Keuangan Sekolah Berbasis Multiuser Pada Madrasah Tsanawiyahal Uswah Bergas,” 2015. [20] Suendri, “Implementasi Diagram UML (Unified Modelling Language) Pada Perancangan Sistem Informasi Remunerasi Dosen Dengan Database Oracle (Studi Kasus: UIN Sumatera Utara Medan),” vol. 6341, no. November, pp. 1–9, 2018. [21] M. S. Mustaqbal, R. F. Firdaus, and H. Rahmadi, “PENGUJIAN APLIKASI MENGGUNAKAN BLACK BOX TESTING BOUNDARY VALUE ANALYSIS,” vol. I, no. 3, pp. 31–36, 2015. [22] H. Rismana, “IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( SAW ) DALAM PENENTUAN PENERIMA BANTUAN Oleh Hilman Rismana,” 2018.
File :